{"id":9706,"date":"2026-06-22T09:30:30","date_gmt":"2026-06-22T02:30:30","guid":{"rendered":"https:\/\/ebookread.id\/?post_type=product&#038;p=9706"},"modified":"2026-06-22T09:32:51","modified_gmt":"2026-06-22T02:32:51","slug":"trilogi-sasmita-temaram-waktu-terakhir-sebelum-kamu-tidak-bisa-lagi-berpura-pura-tidak-tahu","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/ebookread.id\/id\/produk\/trilogi-sasmita-temaram-waktu-terakhir-sebelum-kamu-tidak-bisa-lagi-berpura-pura-tidak-tahu\/","title":{"rendered":"TRILOGI SASMITA TEMARAM \u201cwaktu terakhir sebelum kamu tidak bisa lagi berpura- pura tidak tahu.\u201d"},"content":{"rendered":"","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><strong>Penulis :<\/strong><\/p>\n<p>Lelianto Pradana<\/p>\n<p><strong>ISBN : 978-634-05-1973-0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jumlah Hlm : vi+118<br \/>\n<\/strong><strong>Ukuran : 14 x 20 cm<\/strong><br \/>\n<strong>Kertas : Bookpaper<\/strong><br \/>\n<strong>Tahun Terbit : 2026<\/strong><br \/>\n<strong>Editor : \u2013<\/strong><\/p>\n<p><strong>SINOPSIS<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"140\" data-end=\"480\">Jakarta tidak lagi dijajah dengan bedil. Penjajahan masuk melalui saku celanamu, bersemayam di layar yang tidak pernah benar-benar padam, dan bekerja paling efektif justru saat kamu merasa paling bebas. Ia tidak butuh seragam atau penjara berjeruji besi. Ia hanya butuh kuota data, jempol yang gelisah, dan sedikit rasa haus akan pengakuan.<\/p>\n<p data-start=\"482\" data-end=\"824\">Damar Satria adalah arsitek di balik\u00a0<em data-start=\"519\" data-end=\"527\">Candoe<\/em>\u00a0\u2014 algoritma yang tahu apa yang kamu inginkan bahkan sebelum kamu tahu sendiri. Dari lantai lima puluh Menara Gading, Jakarta tampak seperti model miniatur yang bisa ia atur dengan dua jari. Manusia adalah angka. Kemarahan adalah komoditas. Rasa tidak cukup adalah bahan bakar yang paling efisien.<\/p>\n<p data-start=\"826\" data-end=\"882\">Selama lima tahun, ia percaya bahwa ini adalah kemajuan.<\/p>\n<p data-start=\"884\" data-end=\"944\">Sampai suatu malam, sistemnya sendiri menghancurkan adiknya.<\/p>\n<p data-start=\"946\" data-end=\"1331\">Di sebuah lorong yang tidak ada di dalam peta GPS \u2014 tempat rak-rak buku berdiri di depan buldozer dan seorang perempuan melukis di dinding karena dinding tidak bisa dihapus \u2014 Damar menemukan sesuatu yang tidak ada dalam model prediksinya: orang-orang yang memilih untuk tetap ada, bukan karena mereka menang, tapi karena mereka percaya bahwa ada sesuatu yang layak untuk dipertahankan.<\/p>\n<p data-start=\"1333\" data-end=\"1972\">Nadira melukis mural yang tahu bahwa suatu hari akan dicat ulang. Pak Arip membeli koran bekas per kilo dari warung loak karena ia tahu bahwa ingatan yang tidak dijaga akan hilang tanpa suara. Keduanya tidak mengajarkan Damar cara melawan. Mereka hanya menunjukkan apa yang selama ini ia pilih untuk tidak lihat.<br data-start=\"1645\" data-end=\"1648\" \/>Apa yang terjadi kemudian bukan revolusi. Tidak ada teriakan massa, tidak ada momen heroik yang bisa dijadikan konten. Hanya satu keputusan yang dibuat pukul empat pagi, di depan layar yang menyala, oleh seseorang yang akhirnya memahami bahwa ada perbedaan antara membangun sesuatu dan membangun sesuatu yang layak dibangun.<\/p>\n<p data-start=\"1974\" data-end=\"2404\"><em data-start=\"1974\" data-end=\"1983\">Temaram<\/em>\u00a0adalah novel tentang harga sebuah pilihan \u2014 tentang apa yang tersisa ketika sistem mengambil segalanya kecuali nama seseorang yang pernah kamu lewati tanpa berhenti, tentang mengapa merawat ingatan adalah satu-satunya bentuk perlawanan yang tidak bisa dimatikan dari server mana pun, dan tentang seorang adik yang belajar bahwa kehilangan kadang membuat seseorang lebih cepat melihat apa yang sebenarnya ada di depannya.<\/p>\n<p><b data-path-to-node=\"20\" data-index-in-node=\"0\">Spesifikasi Produk:<\/b><\/p>\n<ul data-path-to-node=\"21\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"21,0,0\"><b data-path-to-node=\"21,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Judul:<\/b> TRILOGI SASMITA TEMARAM \u201cwaktu terakhir sebelum kamu tidak bisa lagi berpura- pura tidak tahu.\u201d<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"21,1,0\"><b data-path-to-node=\"21,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Format:<\/b>\u00a0E-book PDF<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"22\"><b data-path-to-node=\"22\" data-index-in-node=\"0\">Siapkan bisnismu untuk masa depan. Amankan akses e-book ini sekarang hanya di ebookread.id!<\/b><\/p>","protected":false},"featured_media":9707,"template":"","meta":{"_acf_changed":false},"product_brand":[],"product_cat":[31],"product_tag":[34,230],"class_list":{"0":"post-9706","1":"product","2":"type-product","3":"status-publish","4":"has-post-thumbnail","6":"product_cat-fiction-book","7":"product_tag-ebook","8":"product_tag-trilogi-sasmita-temaram-waktu-terakhir-sebelum-kamu-tidak-bisa-lagi-berpura-pura-tidak-tahu","9":"infinite-scroll-item","10":"sales-flash-overlay","11":"woocommerce-text-align-left","12":"woocommerce-image-align-left","13":"do-quantity-buttons","15":"first","16":"instock","17":"sale","18":"virtual","19":"purchasable","20":"product-type-simple"},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/product\/9706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/product"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_brand","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/product_brand?post=9706"},{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/product_cat?post=9706"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebookread.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/product_tag?post=9706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}